SINJAI — Sedekah dinilai sebagai salah satu amal kebaikan yang mampu menghadirkan keberkahan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Hal ini disampaikan Ketua Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Gerai Sinjai, Ustaz Zulfikar, A.Md., saat memberikan keterangan terkait upaya menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Menurutnya, sedekah tidak harus menunggu seseorang memiliki harta berlebih. Sebab, esensi utama dalam bersedekah bukan terletak pada besarnya nominal, melainkan pada keikhlasan hati saat memberi.
“Sedekah tidak diukur dari besar kecilnya nilai yang dikeluarkan, tetapi dari keikhlasan saat menunaikannya,” ujar Ustaz Zulfikar, Rabu (21/01/2026).
Ia menegaskan bahwa kekhawatiran harta akan berkurang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersedekah. Allah Ta’ala, kata dia, telah menjamin bahwa setiap harta yang dikeluarkan di jalan-Nya akan diganti dengan rezeki yang lebih baik dan penuh keberkahan.
“Justru di tengah kondisi yang sulit, sedekah bisa menjadi pintu datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ustaz Zulfikar mengajak masyarakat untuk memulai sedekah sesuai dengan kemampuan masing-masing dan menjadikannya sebagai amalan rutin. Salah satu ikhtiar yang dianjurkan adalah membiasakan bersedekah di waktu Subuh, sebagai langkah memulai hari dengan kebaikan.
“Sedekah di waktu Subuh melatih diri untuk berbagi sejak awal hari, sehingga aktivitas kita diawali dengan amal kebaikan,” jelasnya.
Sebagai bentuk ikhtiar memudahkan masyarakat dalam menunaikan sedekah, WIZ Gerai Sinjai menghadirkan Program Pundi Sedekah, yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja sebagai sarana berbagi secara praktis dan berkelanjutan.
“Melalui Pundi Sedekah, masyarakat dapat bersedekah kapan pun dan dengan nominal berapa pun. Yang terpenting adalah niat yang tulus dan keikhlasan,” tutupnya.
